Kepala Biro Umum dan Protokol Membuka Seminar Pentingnya Peranan Perempuan dalam Literasi Digital di Tanah Papua

Written on 01/21/2024


Dalam rangka meningkatkan Peranan Perempuan dalam Gerakan Literasi Digital di Tanah Papua, Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Papua, Elpius Hugi, S.Pd., M.A hadir sekaligus membuka Seminar sehari yang diadakan oleh Asrama Mahasiswi Katolik Papua (ASTRI Nurjaya) yang bekerja sama dengan RelawanTIK Wanita (ReWATIK) Papua. Pada hari Sabtu, 20 Januari 2024 pukul 07.00 WIT. Bertempat di Aula Astri Nurjaya (Jln. Sososri Padang Bulan No. 3).

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Kepala Seksi Dinas Kominfo Provinsi Papua, Relawan Teknologi Informasi Komunikasi Wanita Papua (ReWATIK Papua), para Dosen Program Studi Sejarah Universitas Cenderawasih, juga peserta Seminar yang hadir berasal dari perwakilan Asrama Wisma Lidia, Asrama Putri STT, Astri Nurjaya, SMA Negeri Satu, SMK Negeri Enam, SMA YPPK Taruna Dharma, SMA PGRI Kota Jayapura, Madrazah Aliyah Darul Maarif Numbay, SMA PGRI Kota Jayapura, SMA YPK Diaspora dan Korps ReWATIK.




Dengan mengangkat thema “Pentingnya Peranan Perempuan dalam Literasi Digital di Tanah Papua”. Dalam beberapa tahun terakhir, perempuan telah menjadi bagian integral dari revolusi digital, tetapi kesenjangan gender dalam literasi digital tetap menjadi tantangan global yang perlu diatasi terlebih khusus di Tanah Papua. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan teknologi informasi, pengetahuan dan keahlian perempuan dalam literasi digital menjadi semakin penting untuk memastikan keterlibatan perempuan dalam masyarakat berbasis teknologi di era ini.



Dalam hal ini, Elpius Hugi dalam sambutannya mengatakan bahwa salah satu kelebihan di dunia digital yang tidak ada dibidang lain adalah dunia digital tidak mempunyai batas. Tidak adanya batas antara suku, agama, jenis kelamin, pendidikan, bahkan negara. Maka bagi para perempuan, dunia digital adalah salah satu jalan untuk menembus batas-batasan itu.

“Dalam digitalisasi di seluruh dunia bahkan di Indonesia kalau dipelajari tidak ada batasan pihak hukum, golongan, pendidikan bahkan negara manapun tidak ada batasan. Semua punya hak untuk belajar digitalisasi”, Tutur Elpius Hugi.

Elpius Hugi juga menegaskan bahwa kita harus tetap semangat menggali potensi diri kita dengan terus belajar dan berkontribusi di dunia digital yang semakin luas dan akan menjadi hal terpenting dalam perkembangan dunia di masa depan.  Harus diingat sekali lagi bahwa kelebihan dunia digital tidak memandang suku, agama, pendidikan, dan negara mana dia berasal. Selama seseorang itu mampu dan hebat di dunia digital, maka dia bisa menjadi seseorang yang hebat dimana saja.

Diakhir sambutannya, Elpius Hugi menyampaikan bahwa di kantor Gubernur Provinsi Papua juga telah memulai digitalisasi salah satunya adalah program SIMPLE untuk mempermudah masyarakat dalam menjadwalkan tamu-tamu pimpinan dan surat menyurat yang dalam waktu dekat ini akan Launching. Elpius Hugi mengajak para peserta yang ingin melihat Digitalisasi kantor Gubernur Provinsi Papua bisa hadir pada saat Launcing.